
Wednesday, November 15, 2006
the master....
KITA ADALAH PEMILIK SAH REPUBLIK INI
Tidak ada pilihan lain
Kita harus
Berjalan terus
Karena berhenti atau mundur
Berarti hancur
Apakah akan kita jual keyakinan kita
Dalam pengabdian tanpa harga
Akan maukah kita duduk satu meja
Dengan para pembunuh tahun yang lalu
Dalam setiap kalimat yang berakhiran
"Duli Tuanku ?"
Tidak ada lagi pilihan lain
Kita harus
Berjalan terus
Kita adalah manusia bermata sayu, yang di tepi jalan
Mengacungkan tangan untuk oplet dan bus yang penuh
Kita adalah berpuluh juta yang bertahun hidup sengsara
Dipukul banjir, gunung api, kutuk dan hama
Dan bertanya-tanya inikah yang namanya merdeka
Kita yang tidak punya kepentingan dengan seribu slogan
Dan seribu pengeras suara yang hampa suara
Tidak ada lagi pilihan lain
Kita harus
Berjalan terus.
Taufik Ismail
1966
diambil dari buku Tirani dan Benteng
(Yayasan Ananda, Jakarta, 1993, halaman 113)
Tidak ada pilihan lain
Kita harus
Berjalan terus
Karena berhenti atau mundur
Berarti hancur
Apakah akan kita jual keyakinan kita
Dalam pengabdian tanpa harga
Akan maukah kita duduk satu meja
Dengan para pembunuh tahun yang lalu
Dalam setiap kalimat yang berakhiran
"Duli Tuanku ?"
Tidak ada lagi pilihan lain
Kita harus
Berjalan terus
Kita adalah manusia bermata sayu, yang di tepi jalan
Mengacungkan tangan untuk oplet dan bus yang penuh
Kita adalah berpuluh juta yang bertahun hidup sengsara
Dipukul banjir, gunung api, kutuk dan hama
Dan bertanya-tanya inikah yang namanya merdeka
Kita yang tidak punya kepentingan dengan seribu slogan
Dan seribu pengeras suara yang hampa suara
Tidak ada lagi pilihan lain
Kita harus
Berjalan terus.
Taufik Ismail
1966
diambil dari buku Tirani dan Benteng
(Yayasan Ananda, Jakarta, 1993, halaman 113)
next favorite...
Maaf
Maaf,
Tak bisa kutulis banyak
Tinta habis
Tadi malam kugoresi langit
dengan namamu......
Jakarta, 12082001
Rieke D.P.
the inspiration....
MALAM
Mulai kelam
belum buntu malam
kami masih berjaga
--Thermopylae?-
- jagal tidak dikenal ? -
tapi nanti
sebelum siang membentang
kami sudah tenggelam hilang
Zaman Baru,
No. 11-12
20-30 Agustus 1957
chairil anwar
Mulai kelam
belum buntu malam
kami masih berjaga
--Thermopylae?-
- jagal tidak dikenal ? -
tapi nanti
sebelum siang membentang
kami sudah tenggelam hilang
Zaman Baru,
No. 11-12
20-30 Agustus 1957
chairil anwar
the begining,,,
tergugahnya waktu seorang temen yang selalu bilang, " Namanya juga anak muda....!" , memangnya kenapa kalau anak muda? cuek? wht d h*** he thought?!
kenapa dia selalu berdalih "namanya juga anak muda" kalau bicara soal (terutama) free-sex-sh** ?
we're n0t y0ung pe0ple...we're young generati0n...
as a woman, i'll try to againts it!
kenapa dia selalu berdalih "namanya juga anak muda" kalau bicara soal (terutama) free-sex-sh** ?
we're n0t y0ung pe0ple...we're young generati0n...
as a woman, i'll try to againts it!
Subscribe to:
Posts (Atom)
